Penjualan Bibit Kelengkeng di Semarang Melonjak

Penjualan bibit buah kelengkeng di beberapa pusat penjualan bibit buah di Kabupaten Semarang melonjak sejak awal tahun 2007. Hal ini disebabkan masyarakat mulai mengenal beberapa varietas bibit kelengkeng asal Vietnam yang dikembangkan di Indonesia dan berbuah lebih cepat.

Di Bangkit Tani Argo Centre, misalnya, rata-rata penjualan bibit kelengkeng per bulan bisa naik 50 persen dari tahun 2006 berkisar 100-125 bibit. Harga jual bibit kelengkeng ini termasuk tinggi, Rp 75.000 setiap satu bibit di kantong plastik berdiameter 30 sentimeter. Bibit Kelengkeng yang diminati ini ialah hasil budidaya varietas asal Vietnam, seperti kelengkeng ping-pong, diamond river, itoh, dan kristal.

Pengelola Bangkit Tani Haryono, Minggu (15/4), mengatakan, lonjakan penjualan ini disebabkan pemikiran bahwa kelengkeng sulit ditanam selain di tempat asalnya dan lama berbuah sudah mulai memudar.

Kelengkeng ping-pong, diamond river, dan itoh termasuk cepat berbuah. Kelengkeng varietas ini umumnya berbuah setelah dua tahun, sedangkan kelengkeng lokal empat tahun.

“Bibit kelengkeng potensial untuk dikembangkan karena peminatnya banyak dan harga jualnya masih tinggi,” kata dia. Sementara itu, di Penjualan Bibit Hortimart, kelengkeng juga banyak diminati. “Kami punya indukan kelengkeng. Akan tetapi, kami masih terus mengembangkan indukan untuk beberapa jenis buah yang lain,” kata Staf Penjualan Hortimart, Yuni. (AB1)

SEMARANG, KOMPAS
Pos ini dipublikasikan di Kelengkeng dan tag . Tandai permalink.

2 Balasan ke Penjualan Bibit Kelengkeng di Semarang Melonjak

  1. yosandra berkata:

    alamat bangkit tani agro centre dimana ya??? mohon infonya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s